• Home
  • About
  • Contact
  • Sitemap
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Advertise

Tujuan I - Pendidikan Online

Tujuan I -  Pendidikan Online

Ahok Djarot Pilkada DKI

  • AHOK DJAROT PILKADA DKI
  • Home
  • DUNIA KESEHATAN
  • HUKUM PIDANA
  • MANAJEMEN
  • DAFTAR OBAT MUNTAH
  • SURAT LAMARAN KERJA
  • ▼
Home → Semua Post Berkategori Sirup
Showing posts with label Sirup. Show all posts
Showing posts with label Sirup. Show all posts

FERRIZ Drops, Sirup

Unknown
12:53 AM
FERRIZ Drops, Sirup (Elemen Fe / Elemen Zat Besi) 



KOMPOSISI / KANDUNGAN 

Tiap 1 ml Ferriz drops mengandung 115,4 mg sodium feredetate yang setara dengan 15 mg besi elemen. 

Tiap 5 ml Ferriz sirup mengandung 115,4 mg sodium feredetate yang setara dengan 15 mg besi elemen. 



INDIKASI / KEGUNAAN 

Indikasi Ferriz : 
Membantu memenuhi kebutuhan zat besi (suplemen Fe) untuk pencegahan anemia defisiensi zat besi. 
Pengobatan anemia defisiensi zat besi. 



DOSIS DAN ATURAN PAKAI 

Dosis Ferriz drops : 
Anak 1-2 tahun sekali sehari 0.8 ml. 
Anak 6-12 bulan sekali sehari 0.6 ml. 
Anak <6 bulan menurut petunjuk Dokter. 
Atau sesuai petunjuk dokter. 

Dosis Ferriz sirup : 
Anak-anak : 1/2 sendok teh (2,5 ml), 1 kali sehari. 
Dewasa : 1 sendok teh (5 ml), 1 -2 kali sehari. 

Dikonsumsi bersamaan dengan makanan. 


FERRIZ Drops, Sirup

EFEK SAMPING 

Efek samping Ferriz drops yang dapat terjadi : 
Keluhan mual dan nyeri epigastrik 
Feses/tinja berwarna hitam 



PERINGATAN DAN PERHATIAN 
Gunakan Ferriz sesuai aturan pakai. 
Mengandung pemanis buatan aspartam sorbitol dan saccharine 
Produk ini tidak dianjurkan bagi penderita Phenilketonuria dan wanita hamil dengan kadar phenilalanin tinggi 



KEMASAN 

Ferriz Drop 15 mg/ml x 15 ml. 

Ferriz Sirup 15 mg/5 ml x 100 ml. 



KETERANGAN 

Simpan di tempat kering dan sejuk, terlindung dari cahaya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. 

Diproduksi oleh : PT. Nicholas Laboratories

Erythromycin Tablet, Kapsul, Sirup

Unknown
12:44 AM
Erythromycin Tablet, Kapsul, Sirup (Erythromycin / Eritromisin) 

Obat Generik : Erythromycin / Eritromisin.

Obat Bermerek : Corsatrocin, Dothrocyn, Duramycin, Erycoat Forte, Eryderm, Erysanbe, Erythrin, Erythrocin, Jeracin, Narlecin, Opithrocin, Pharothrocin. 


KOMPOSISI / KANDUNGAN 

Tiap tablet Erythromycin mengandung eritromisin etilsuksinat setara dengan eritromisin 500 mg. 

Tiap kapsul Erythromycin mengandung eritomisin stearat setara dengan eritromisin 250 mg. 

Tiap 5 ml Erythromycin Sirup / Suspensi mengandung eritromisin etilsuksinat setara dengan eritromisin 200 mg. 

Erythromycin Tablet, Kapsul, Sirup

FARMAKOLOGI (CARA KERJA OBAT) 

Erythromycin (Eritromisin) adalah antibiotik yang dikelompokkan ke dalam golongan makrolida. Eritromisin bekerja dengan menghambat sintesis protein bakteri, bersifat bakteriostatik atau bakterisid, tergantung dari jenis bakteri dan kadarnya dalam darah. Eritromisin efektif terhadap bakteri gram-positif seperti S. aureus (baik yang menghasilkan penisillinase maupun tidak), Streptococcus group A, Enterococcus, C. diphtheriae dan Pneumococcus. Juga efektif terhadap kuman gram-negatif seperti Neisseria, H. influenzae, B. pertusis, Brucella juga terhadap Riketsia, Treponema dan M. pneumoniae. Resistensi silang dapat terjadi antar berbagai antibiotik golongan makrolida. 


INDIKASI / KEGUNAAN 

Indikasi Eritromisin adalah : 
Infeksi saluran pernapasan bagian atas dan bawah yang disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti : tonsilitis, abses peritonsiler, faringitis, laringitis, sinusitis, bronkitis akut dan kronis, pneumonia, dan bronkiektasis. 
Infeksi telinga seperti otitis media dan eksternal, dan mastoiditis. 
Infeksi pada mulut 
Infeksi mata 
Infeksi kulit dan jaringan lunak 
Infeksi saluran pencernaan 
Infeksi lainnya : osteomielitis, uretritis, GO, sifilis, limfogranuloma venerum, difteri, dan prostatitis. 

KONTRAINDIKASI 

Eritromisin kontraindikasi bagi pasien yang yang hipersensitif atau alergi terhadap eritromisin. 

DOSIS DAN ATURAN PAKAI 

Tanyakan kepada dokter anda mengenai dosis eritromisin baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. 

EFEK SAMPING 

Berikut ini efek samping eritromisin yang dapat terjadi : 
Efek samping yang umum terjadi adalah gangguan saluran pencernaan seperti nyeri epigastrik, mual, muntah, dan diare. 
Kadang-kadang terjadi anafilaksis, dan nefritis interstisial. 
Kadang-kadang terjadi gangguan pendengaran jika digunakan dalam dosis besar atau pada gangguan fungsi ginjal atau pada pasien usia lanjut. 
Reaksi hipersensitif termasuk ruam kulit, demam obat dan eosinofilia. Pernah dilaporkan pseudomembran kolitis. 

PERINGATAN DAN PERHATIAN 
Hati-hati penggunaan eritromisin pada penderita gangguan fungsi hati dengan atau tanpa penyakit kuning dan penderita ginjal. 
Pengobatan eritromisin jangka panjang dapat menimbulkan resistensi kuman. 
Hati-hati pemberian eritromisin pada wanita menyusui. Eritromisin dapat menembus barier plasenta, karena itu pemberian pada wanita hamil hanya bila benar-benar diperlukan. 

INTERAKSI OBAT 
Menunjukkan SGOT positif palsu pada penetapan dengan metode kolorimetri. 
Eritromisin dapat meningkatkan toksisitas teofilin. 
Penggunaan eritromisin bersama karbamazepin akan meningkatkan konsentrasi karbamazepin dalam darah. 
Penggunaan eritromisin bersama warfarin dapat memperpanjang waktu protombin. 
Penggunaan eritromisin bersama metilprednisolon dapat mengurangi eliminasi metilprednisolon. 
Penggunaan eritromisin bersama ergotamin tartrat dapat meningkatkan toksisitas ergotamin, dan juga pernah dilaporkan dengan tioleandomisin. 

KEMASAN 

Erythromycin tablet salut enterik, Kotak, 10 strips @ 10 tablet. 

Erythromycin kapsul, kotak. 

Erythromycin Sirup / Suspensi, botol, 60 ml. 

KETERANGAN 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER. 

Simpan di tempat kering dan sejuk. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. 

Diproduksi oleh : PT. Indofarma 

CORSATROCIN Tablet, Sirup

Unknown
12:12 PM
CORSATROCIN Tablet, Sirup (Erythromycin / Eritromisin) 

Obat Generik : Erythromycin / Eritromisin.

Obat Bermerek : Corsatrocin, Dothrocyn, Duramycin, Erycoat Forte, Eryderm, Erysanbe, Erythrin, Erythrocin, Jeracin, Narlecin, Opithrocin, Pharothrocin. 

CORSATROCIN Tablet, Sirup

KOMPOSISI / KANDUNGAN 

Corsatrocin 250 mg Tablet 

Tiap tablet mengandung Eritromisina stearat yang setara dengan Eritromisina 250 mg. 

Corsatrocin 500 mg Tablet 

Tiap tablet mengandung Eritromisina stearat yang setara dengan Eritromisina 500 mg. 

Corsatrocin 200 mg Sirup 

Tiap 5 ml (1 sendok takar) mengandung Eritromisina Etilsuksinat yang setara dengan Eritromisina 200 mg. 



FARMAKOLOGI (CARA KERJA OBAT) 

Corsatrocin adalah suatu antibiotik bakteriostatik yang efektif dalam pengobatan infeksi yang disebabkan oleh berbagai macam mikroorganisme. Cara kerja Corsatrocin adalah dengan menghalangi sintesa protein ribosomal di dalam sel bakteri. 

Pada pemberian oral, Eritromisina memasuki semua jaringan tubuh kecuali ruang meningeal dan mempunyai waktu paruh biologi kurang lebih 4 jam. Eritromisina diekskresikan ke dalam empedu dan melalui filtrasi glomerulus. Karena lebih dari separuh dimetabolisir di dalam tubuh, Eritromisina tidak berakumulasi pada keadaan kelainan ginjal. 

Corsatrocin terutama dipakai untuk pengobatan infeksi pada pasien yang alergi terhadap penisilin dan infeksi yang disebabkan oleh Stafilokokus yang menghasilkan penisilinase. 

INDIKASI / KEGUNAAN 

Corsatrocin sangat efektif dalam pengobatan berbagai macam infeksi klinis sebagai berikut : 
Infeksi saluran pernapasan bagian atas : tonsilitis, abses peritonsiler, faringitis, laringitis, sinusitis, infeksi sekunder pada demam dan flu. 
Infeksi saluran pernapasan bagian bawah : trakeitis, bronkitis akut dan kronis, pneumonia (pneumonia lobaris, bronkopneumonia, pneumonia atipik primer), bronkiektasis. 
Infeksi telinga : otitis media dan otitis eksterna, mastoiditis. 
Infeksi oral : gingivitis, angina vincenti. 
Infeksi mata : blefaritis. 
Infeksi kulit dan jaringan lunak : furunkel, karbunkel, paronikia, abses, akne pustularis, impetigo, selulitis, erisipelas. 
Infeksi saluran pencernaan : kolesistitis, enterokolitis oleh stafilokokus. 
Antibiotik profilaksis pada kondisi : pra operasi dan pasca operasi, trauma, luka bakar, demam rematik. 
Infeksi lainya : osteomielitis, uretritis, gonore, sifilis, limfogranuloma venerum, difteri, prostatitis, penyakit jengkering (scarlet fever). 

Corsatrocin aktif terhadap berbagai macam organisme patogen seperti : 
Kokkus gram positif 
Stafilokokkus 
Pneumokokkus 
Streptokokkus (termasuk enterokkus) 
Meningokokkus 
Mikoplasma 
Hemofilus influenza 
Organisme yang menyebabkan trakoma, limfogranuloma venerum, klamidia, klostridia, korinebakteria, Neisseria, Treponema pallidum, Bordetella. 

Kebanyakan strain Hemofilus inflenza peka terhadap konsentrasi obat yang tercapai setelah pemberian dosis lazim. 

KONTRAINDIKASI 
Corsatrocin jangan diberikan kepada penderita yang hipersensitif atau alergi terhadap eritromisina. 
Pemakaian bersama-sama dengan obat antiinfeksi lain kecuali bila dijamin secara khusus (oleh dokter). 

DOSIS DAN ATURAN PAKAI 

Tanyakan kepada dokter anda mengenai dosis dan aturan pakai Corsatrocin. 

Dosis Corsatrocin yang lazim diberikan oleh dokter adalah : 
Dewasa: 1 – 2 gram sehari, diberikan tiap 6, 8 atau 12 jam sekali. Dosis lazim untuk orang dewasa, adalah 2 g/hari dalam dosis terbagi. Untuk infeksi berat, dapat ditingkatkan menjadi 4 g atau lebih per hari, dalam dosis terbagi. 
Anak-anak : 30 – 50 mg/kgBB sehari, diberikan 6 atau 12 jam sekali. 
Bayi sampai usia 2 tahun : 4 kali 125 mg sehari. 
Anak-anak yang berusia antara 2 – 6 tahun : 4 kali 250 mg sehari. 

Bila pengobatan dua kali sehari perlu diberikan pada anak-anak yang berusia lebih dari dua tahun, separuh dari dosis total harian dapat diberikan tiap 12 jam. 

Dipandang dari segi mg/kg BB, dosis lazim adalah 30 mg eritromisina/kgbb/hari diberikan dalam dosis terbagi. 

Pada infeksi yang sangat berat, dapat ditingkatkan menjadi 50 mg/kgBB/hari dalam dosis terbagi. 

Obat ini sebaiknya diminum sebelum atau pada waktu makan. 

EFEK SAMPING 

Efek samping Corsatrocin yang dapat terjadi adalah : 
Reaksi alergi ringan dan jarang terjadi, meskipun demikian pernah terjadi reaksi anafilaksis. 
Kadang-kadang timbul rasa tidak enak pada perut setelah pemberian peroral, kadang-kadang disertai mual dan muntah, rasa tidak enak biasanya hilang setelah beberapa hari tanpa perlu menurunkan dosisnya. 
Kemungkinan superinfeksi, walaupun jarang terjadi yang disebabkan oleh pertumbuhan yang berlebihan dari bakteri yang tidak peka atau jamur, sebaiknya diperhatikan selama pengobatan ulangan, terutama bila zat anti bakteri lainnya diberikan secara bersamaan. 

INTERAKSI OBAT 
Corsatrocin dapat meningkatkan kadar warfarin, teofilin, karbamazepin, siklosporin, fenitoin dalam plasma. 
Dengan ergotamin meningkatkan risiko iskemia perifer. 

PERINGATAN DAN PERHATIAN 
Eritromisina terutama diekskresikan oleh hati, karena itu berhati-hatilah bila memberikannya kepada penderita dengan fungsi hati yang terganggu. 

KEMASAN 

Corsatrocin 250 mg Tablet, dus, 10 strip @ 10 tablet. 

Corsatrocin 500 mg Tablet, dus, 10 strip @ 10 tablet. 

Corsatrocin 200 mg/5 ml Sirup, botol, berisi serbuk untuk ditambahkan dengan air minum sampai 60 ml. 

KETERANGAN 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER. 

Simpan di tempat kering dan sejuk, terlindung dari cahaya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. 

Serbuk Corsatrocin setelah dibuat suspensinya, harus disimpan di tempat sejuk (sebaiknya di dalam lemari es) dan dipakai dalam waktu 10 hari. Kocoklah dahulu sebelum dipakai. 

PT. Corsa Industries

CLAVAMOX Tablet, Sirup

Unknown
11:48 AM
CLAVAMOX Tablet, Sirup (Mefenamic Acid / Asam Mefenamat) 

Obat Generik : Co-amoxiclav / Amoxicillin dan Clavulanic Acid (Amoksisilin dan Asam Klavulanat. 

Obat Bermerek : Aclam, Amocomb, Augmentin, Auspilic, Bellamox, Betaclav, Capsinat, Clabat, Claneksi, Clavamox, Claxy, Comsikla, Danoclav, Daxet, Dexyclav, Ikamoxyl, Improvox, Lansiclav, Nufaclav, Nuvoclav, Palentin, Protamox, Surpas, Syneclav, Viaclav, Vibranat, Vulamox, Zeniclav. 

 CLAVAMOX Tablet, Sirup


KOMPOSISI / KANDUNGAN 

Clavamox Tablet 250 mg 

Tiap tablet mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan Amoksisilin 250 mg dan Kalium Klavulanat yang setara dengan Asam Klavulanat 125 mg. 

Clavamox Tablet 500 mg 

Tiap tablet mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan Amoksisilin 500 mg dan Kalium Klavulanat yang setara dengan Asam Klavulanat 125 mg. 

Clavamox Sirup 

Tiap 5 ml (1 sendok takar) mengandung Amoksisilin Trihidrat yang setara dengan Amoksisilin 125 mg dan Kalium Klavulanat yang setara dengan Asam Klavulanat 31,25 mg. 

Clavamox vial / injeksi 500 mg dan 1000 mg 


FARMAKOLOGI (CARA KERJA OBAT) 

Clavamox adalah antibiotik kombinasi yang mengandung amoksisilin dan asam klavulanat. 

Amoksisilin adalah antibiotik turunan penisilin semisintetik, mempunyai spektrum luas, efektif terhadap bakteri gram positif dan gram negatif. Amoksisilin bekerja dengan cara menghambat sintesa dinding sel bakteri dan bersifat bakterisidal.
Asam klavulanat adalah penghambat enzim betalaktamase yang diproduksi oleh bakteri-bakteri tertentu. 

Cara kerja asam klavulanat terjadi adalah : 
Sebagai “competitive inhibitor” karena struktur kimia asam klavulanat mirip sekali dengan penisilin, maka asam klavulanat dapat menempati bagian yang aktif dari struktur enzim betalaktamase tanpa suatu reaksi kimia. 
Gugus betalaktamase karbonil dari asam klavulanat mengubah enzim penisilinase menjadi enzim asil. Bentuk enzim asil ini tidak dapat merusak cincin betalaktam dari penisilin. 

INDIKASI / KEGUNAAN 

Indikasi Clavamox adalah untuk pengobatan infeksi bakteri yang disebabkan oleh mikroorganisme yang sensitif terhadap Co-amoxiclav seperti : 
Infeksi saluran pernapasan bagian atas seperti tonsilitis, sinusitis, otitis media. 
Infeksi saluran pernapasan bagian bawah seperti bronkitis akut dan kronis, pneumonia lobaris dan bronkopneumonia. 
Infeksi saluran pencernaan (gastroenteritis) seperti enteritis salmonella. 
Profilaksis endokarditis. 
Infeksi saluran kemih seperti gonore, uretritis, sistitis, pielonefritis. 
Infeksi kulit dan jaringan lunak seperti abses, selulitis, bisul. 
Infeksi tulang dan sendi seperti osteomielitis. 
Otitis media akut 
Infeksi gigi 
Infeksi lain 

KONTRAINDIKASI 

Clavamox jangan diberikan kepada : 
Penderita yang hipersensitif terhadap penisilin atau asam klavulanat. 
Bayi baru lahir dimana ibunya hipersensitif terhadap penisilin atau turunannya atau asam klavulanat. 



DOSIS DAN ATURAN PAKAI 

Tanyakan kepada dokter anda mengenai dosis dan aturan pakai Clavamox. 

Dosis yang umum diberikan adalah : Dewasa dan anak-anak > 12 tahun : 250 – 500 mg, 3 kali sehari. Anak-anak : 20-40 mg/kbBB/hari dalam 2 dosis terbagi.
Clavamox sebaiknya diberikan bersamaan dengan makanan untuk menghindari efek samping terhadap saluran pencernaan. 

Pengobatan tidak boleh lebih dari 14 hari tanpa pemeriksaan ulang oleh dokter. 

EFEK SAMPING 

Efek samping Clavamox yang dapat terjadi adalah : 
Gangguan saluran pencernaan seperti diare, mual, muntah, kolitis pseudomembranosa dan kandidiasis. 
Sedikit peningkatan AST dan/atau ALT pada pasien dengan pemberian penisilin semisintetis. 
Hepatitis dan cholestatic jaundice, dapat bertambah berat dan berlangsung selama beberapa bulan, terutama pada orang dewasa atau usia lanjut dan lebih sering pada penderita pria. Gejala-gejala dapat terlihat selama pengobatan, tetapi lebih sering dilaporkan setelah 6 minggu pengobatan dihentikan. Kejadian hepatik biasanya reversibel. 
Urtikaria dan erythematous rashes. 
Erythema multiforme, sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik dan dermatitis eksfoliatif. Pengobatan sebaiknya dihentikan jlka terjadi efek samping ini. 
Angioedema dan reaksi anafilaksis. 
Nefritis Interstisial. 
· Leukopenia sementara, trombositopenia dan anem 

PERINGATAN DAN PERHATIAN 
Hati-hati penggunaan Clavamox pada penderita gangguan hati yang berat. 
Pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal sedang ataupun parah, dosis Clavamox harus disesuaikan. 
Penggunaan Clavamox pada dosis tinggi atau jangka lama dapat menimbulkan superinfeksi (biasa penyebabnya Enterobacter, Pseudomonas, S. aureus, Candida) terutama pada saluran gastrointestinal. 
Clavamox tablet salut film tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui kecuali dianggap perlu oleh dokter. 

INTERAKSI OBAT 
Dapat menurunkan efikasi kontrasepsi oral. 
Dapat meningkatkan bleeding time dan prothrombine time pada penderita yang mendapat pengobatan antikoagulan. 

KEMASAN
Clavamox 500 mg tablet, dus,3 strip @ 10 tablet. 

Clavamox 250 mg tablet, dus,3 strip @ 10 tablet. 

Clavamox sirup kering, botol, 60 ml. 

Clavamox vial/injeksi, 500 mg x 1 vial, 1000 mg x 1 vial. 

KETERANGAN 

KOCOK DAHULU SEBELUM DIPAKAI 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER 

Simpan pada suhu di bawah 25°C di tempat kering, terlindung dari cahaya, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. 

Diproduksi oleh PT. Kalbe Farma 






CELESTAMINE Tablet, Sirup

Unknown
10:55 AM
CELESTAMINE Tablet, Sirup (Betamethasone, Dexchlorpheniramine Maleate) 

KOMPOSISI / KANDUNGAN 

Celestamine Tablet 

Tiap tablet Celestamine mengandung Betamethasone 0,25 mg dan Dexchlorpheniramine maleate 2 mg. 

Celestamine Sirup 

Tiap 5 ml (1 sendok takar) Celestamine sirup mengandung Betamethasone 0,25 mg dan Dexchlorpheniramine maleate 2 mg. 


CELESTAMINE Tablet, Sirup


FARMAKOLOGI (CARA KERJA OBAT) 

Celestamine adalah obat kombinasi yang mengandung kortikosteroid dan antihistamin. Betamethasone mempunyai efek antiinflamasi (anti peradangan) dan antialergi. Sedangkan Dexchlorpheniramine maleate mempunyai efek antihistamin, sebagai obat antialergi dan gatal. 

INDIKASI / KEGUNAAN 

Indikasi Celestamine adalah : 
Berbagai penyakit alergi pada saluran pernapasan, kulit, dan mata, 
Penyakit inflamasi pada mata yang memerlukan pengobatan kortikosteroid oral. 

KONTRAINDIKASI 

Celestamine seharusnya tidak diberikan pada penderita infeksi jamur sistemik, bayi baru lahir, bayi prematur, penderita yang mendapatkan terapi monoamine oxidase inhibitor (MAO) dan penderita yang hipersensitif terhadap salah satu komponen obat celestamine. 

DOSIS DAN ATURAN PAKAI 

Dosis seharusnya disesuaikan dengan kondisi klinis tiap penderita, jenis penyakit, dan ringan-beratnya penyakit tersebut. 



Dewasa atau anak usia 12 tahun ke atas : 
Dosis Celestamine awal 1 – 2 tablet (1 – 2 sendok takar) 4 kali sehari. Dosis obat sebaiknya tidak melebihi 8 tablet (8 sendok takar) dalam sehari. Dosis pada anak yang lebih muda sebaiknya disesuaikan dengan ringan beratnya penyakit dan respon terhadap pengobatan. 

Anak usia 6 – 12 tahun : 
Dosis Celestamine yang direkomendasikan adalah ½ tablet (½ sendok takar), 3 kali sehari. Dosis sebaiknya tidak melebihi 4 tablet dalam sehari. 

Anak usia 2 – 6 tahun : 
Dosis Celestamine yang direkomendasikan adalah ½ sendok takar, 3 kali sehari. Dosis disesuaikan dengan respon pengobatan dan tidak melebihi 2 sendok takar dalam sehari. 

Celestamine sebaiknya diminum setelah makan. 

Tanyakan kepada dokter anda mengenai dosis Celestamine baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. 

EFEK SAMPING 

Efek samping Celestamine dapat timbul karena efek samping kortikosteroid dan efek samping antihistamin. 

Efek Samping Kortikosteroid (yang pernah dilaporkan) : 
Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit seperti : retensi natrium, kehilangan kalium, alkalosis hipokalemik, retensi cairan (gagal jantung kongestif pada pasien hipertensi). 
Gangguan otot dan tulang seperti : lemah otot, miopati kortikosteroid, masa otot berkurang, eksaserbasi gejala miastenia pada penderita myasthenia gravis, osteoporosis, fraktur kompresi tulang punggung, ruptur tendon, dan fraktur patologis tulang panjang. 
Gangguan saluran pencernaan seperti : ulkus peptik, pangkreatitis, distensi abdomen, dan esofagitis ulseratif. 
Kelainan kulit : gangguan penyembuhan pada luka, atropi kulit, petekie dan ekimosis, eritema fasialis, keringat berlebihan. 
Saraf : vertigo, sakit kepala. 
Hormon : gangguan mestruasi (menstruasi tidak teratur), dan lain-lain. 
Gangguan mata : katarak subkapsuler posterior, peningkatan tekanan intraokular, glaukoma, exophthalmos. 
Gangguan metabolik, psikiatrik, dan lain-lain. 

Efek Samping Dexchlorpheniramine Maleate : 
Efek samping dexchlorpheniramine maleate sama dengan efek samping antihistamin lainnya yaitu efek sedasi (mengantuk), dan meskipun jarang dapat menyebabkan toksisitas. 
Efek samping yang paling sering adalah sedasi, mengantuk, pusing, gangguan koordinasi, mulut kering dan penebalan sekresi bronkial. 

KEMASAN 

Celestamine Tablet, Kotak, 3 strip x 10 tablet. 

Celestamine Tablet, Kotak, 15 strip x 10 tablet. 

Celestamine Sirup, Botol, 60 ml. 

Celestamine Sirup, Botol, 30 ml. 

KETERANGAN 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER. 

Simpan di tempat kering dan sejuk, terlindung dari cahaya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. 

Diproduksi oleh : PT. Schering-Plough Indonesia Tbk. 

BACTRIM Tablet, Sirup

Unknown
10:58 AM
BACTRIM Tablet, Sirup (Sulfamethoxazole, Trimethoprim) 


Obat Generik : Trimethoprim / Trimetoprim, Sulfamethoxazole / Sulfametoksazol (Cotrimoxazole / Kotrimoksazol)

Obat Bermerek : Bactoprim Combi, Bactricid, Bactrim, Batrizol, Cotrim, Cotrimol, Dotrim / Dotrim Forte, Hexaprim / Hexaprim Forte, Ikaprim / Ikaprim Forte, Infatrim, Kaftrim, Lapikot Forte, Licoprima, Meditrim, Meprotrin / Meprotrin Forte, Nufaprim / Nufaprim Forte, Ottoprim, Primadex, Primazole, Primsulfon, Sanprima / Sanprima Forte, Septrin, Spectrem, Sulprim, Sultrimmix / Sultrimmix P / Sultrimmix DS, Trimezol, Triminex, Trimoxsul, Trixzol, Trizole, Ulfaprim, Wiatrim, Xepaprim / Xepaprim Forte, Zoltrim, Zultrop / Zultrop Forte. 

BACTRIM Tablet



KOMPOSISI / KANDUNGAN 

Bactrim Tablet 

Tiap tablet mengandung trimethoprim 80 mg dan sulfamethoxazole 400 mg. 

Bactrim Tablet Forte 

Tiap tablet mengandung trimethoprim 160 mg dan sulfamethoxazole 800 mg. 

Bactrim Sirup 

Tiap 5 ml (1 sendok takar obat) mengandung trimethoprim 40 mg dan sulfamethoxazole 200 mg. 



FARMAKOLOGI (CARA KERJA OBAT) 

Bactrim mengandung dua komponen antibiotik yang bekerja secara sinergis dengan menghambat dua enzim yang mengkatalisa tahap berurutan sintesa asam folat pada mikroorganisme. Mekanisme ini biasanya menghasilkan aktivitas bakterisidal secara in-vitro pada kadar dimana masing-masing komponen biasanya hanya bersifat bakteriostatik. 

Bactrim sering efektif menanggulangi organisme yang resisten terhadap masing-masing komponen zat aktif. Karena daya kerja ganda dari Bactrim, risiko perkembangan resisten dihambat. 

Efek antibakteri Bactrim meliputi bakteri gram positif dan gram negatif patogen. 

Bakteri yang sensitif (75% strain sensitif) : 

Escherichia coli, Proteus mirabilis, Klebsiella pneumoniae, Enterobacter spp, Acinetobacter spp, Salmonella typhi, Nontyphii salmonellae, Shigella spp, Vibrio cholerae, Yersinia enterocolitica, Brucella spp, Aeromonas hydrophilia, Yersinia pestis, Hemophillus influenzae, Neisseria meningitidis, N. gonorrhoeae, Streptococcus pneumoniae, Str. Pyogenese, Str. Agalactiae, Str. Viridans, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Listeria monocytogenes, Chlamydia trachomatis, Nocardia spp, Pneumocystis carinii. 

INDIKASI / KEGUNAAN 

Indikasi Bactrim adalah : 
Infeksi saluran kemih seperti pielonefritis, dan pielitis yang disebabkan oleh kuman yang sensitif, seperti E. Coli, Klebsiela, Enterobacter, dan Proteus. 
Infeksi saluran pencernaan terutama oleh kuman Salmonella dan Shigella seperti tifoid, paratifoid, dan disentri basiler. 
Infeksi saluran pernafasan seperti bronkitis akut dan kronik oleh kuman H. influenzae dan Streptococcus pneumoniae. 
Infeksi telinga, hidung dan tenggorokan seperti otitis media akut oleh kuman H. influenzae dan Streptococcus pneumoniae. 
Infeksi lain seperti toksoplasmosis, dan infeksi lainnya dimana obat terpilih tidak dapat diberikan. 

KONTRAINDIKASI 

Bactrim tidak boleh diberikan kepada : 
Penderita dengan kerusakan parenkim hati yang nyata. 
Penderita dengan kegagalan fungsi ginjal yang berat. 
Penderita yang hipersensitif atau alergi terhadap salah satu komponen obat Bactrim. 
Ibu hamil. 
Bayi prematur atau bayi baru lahir selama minggu pertama kehidupannya. 

DOSIS DAN ATURAN PAKAI 

Tanyakan kepada dokter anda mengenai dosis dan aturan pakai Bactrim. 

Dosis yang lazim diberikan : 
Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun : Bactrim tablet, 2 tablet, 2 kali sehari. Bactrim Forte, 1 tablet, 2 kali sehari. 
Anak 6 – 12 tahun : Bactrim sirup, 10 ml ( 2 sendok takar obat), 2 kali sehari. 
Anak 6 bulan – 5 tahun : Bactrim sirup, 5 ml (1 sendok takar obat) 2 kali sehari. 
Anak 8 minggu – 5 bulan : Bactrim sirup, 2,5 ml ( ½ sendok takar obat) 2 kali sehari. 

Dianjurkan untuk minum yang cukup atau lebih banyak selama pengobatan. 

EFEK SAMPING 

Pada dosis yang dianjurkan, Bactrim biasanya ditoleransi dengan baik. Efek samping bila ada biasanya ringa. 

Efek samping Bactrim yang telah dilaporkan adalah : 
Gangguan saluran pencernaan : mual, muntah, sariawan, diare, hepatitis jarang, dan pseudomembranous enterokolitis (kasus yang jarang). 
Kemerahan kulit karena obat, biasanya ringan dan cepat menghilang setelah penghentian obat. Bactrim pada beberapa kasus dihubungkan dengan eritema multiforme, sindrom stevens johnson dan epidermal nekrosis toksik (sindrom Lyell). 
Perubahan hematologi biasanya ringan dan reversibel : leukopenia, netropenia, trombositopenia, pansitopenia, dan purpura. 
Reaksi alergi dapat timbul pada penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat. 

PERINGATAN DAN PERHATIAN 
Untuk memperkecil risiko reaksi obat yang tidak diinginkan, lama pengobatan dengan Bactrim harus dibatasi sesingkat mungkin, terutama pada penderita usia lanjut. 
Pada penderita dengan kegagalan fungsi ginjal, dosis Bactrim harus disesuaikan. 
Bila Bactrim diberikan dalam jangka waktu lama, perlu dilakukan penghitungan darah secara teratur. Bila terjadi penurunan hitung jenis darah pada salah satu elemen darah, Bactrim harus dihentikan. 
Bactrim jangan diberikan pada gangguan hematologi yang serius. 
Bactrim jangan diberikan pada penderita gangguan defisiensi G6PD. 
· Apabila timbul efek samping obat yang serius, pengobatan harus segera dihentikan. 

INTERAKSI OBAT 
Ranitidin pada dosis yang dianjurkan tidak menghambat sitokrom P-450 di hati. 
Ranitidin pada dosis yang dianjurkan tidak meningkatkan efek obat diazepam, lignocaine, fenitoin, propanolol, teofilin dan warfarin. 

KEMASAN 

Bactrim tablet, kotak, 50 blister @ 10 tablet. 

Bactrim forte tablet, kotak, 20 blister @ 10 tablet. 

Bactrim sirup, botol @ 50 ml. 

KETERANGAN 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER. 

Simpan di tempat kering dan sejuk. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. 


ABBOTIC Tablet, Sirup

Unknown
8:04 AM
ABBOTIC Tablet, Sirup (Clarithromycin / Klaritromisin) 

Obat Generik : Clarithromycin / Klaritromisin 

Obat Bermerek : Abbotic / Abbotic XL, Bicrolid, Clacine, Clambiotic, Clapharma, Comtro, Hecobac 

ABBOTIC   Tablet, Sirup

KOMPOSISI / KANDUNGAN 

Abbotic 500 mg 

Tiap tablet mengandung klaritromisin 500 mg. 

Abbotic Sirup 125 mg/5 ml 

Tiap 5 ml (1 sendok takar) mengandung klaritromisin 125 mg. 

FARMAKOLOGI (CARA KERJA OBAT) 

Clarithromycin (Klaritromisin) adalah antibiotik yang bekerja menghambat sisntesis protein dengan cara mengikat ribosom subunit 50s dari bakteri yang sensitif. Klaritromisin efektif terhadap bakteri (yang peka) seperti Streptokokus, Stafilokokus, B. catarrhalis, Legionelle spp, C. trachomatis dan U. urealyticum. 

INDIKASI / KEGUNAAN 

Indikasi Abbotic adalah : 
Infeksi saluran pernapasan, 
Otitis media akut, 
Infeksi kulit dan jaringan kulit. 

KONTRAINDIKASI 
Penderita yang hipersensitif atau alergi terhadap komponen obat Abbotic. 
Penderita yang mendapatkan terapi terfenadine yang disertai kelainan jantung atau gangguan elektrolit. 
Hindari pemberian Abbotic bersamaan dengan cisapride, pimozide, terfenadine, dan astemizole. 

DOSIS DAN ATURAN PAKAI 

Tanyakan kepada dokter anda mengenai dosis dan aturan pakai Abbotic. 

Dosis yang umum adalah: 
Dewasa: Abbotic tablet 500 mg, 2 kali sehari. 
Anak : Abbotic Sirup, 7,5 mg/kgBB tiap 12 jam. 

EFEK SAMPING 

Efek samping Abbotic yang dapat terjadi adalah diare, mual, nyeri perut, rasa tidak nyaman pada perut, dyspepsia, dan sakit kepala. 

INTERAKSI OBAT 
Teofilin 
Karbamazepine 

PERINGATAN DAN PERHATIAN 
Hati-hati penggunaan Abbotic pada kehamilan dan menyusui. 
Hati-hati penggunaan Abbotic pada penderita gangguan fungsi hati atau ginjal. 

KEMASAN 

Abbotic 500 mg x 30 tablet. 

Abbotic XL 500 mg x 10 tablet. 

Abbotic sirup kering 125 mg/5 ml, botol @ 30 ml, dan @ 60 ml. 

KETERANGAN 

HARUS DENGAN RESEP DOKTER. 

Simpan di tempat kering dan sejuk, terlindung dari cahaya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Older Posts
Subscribe to: Posts (Atom)

Popular Posts

  • CODIPRONT (Codeine, Phenyltoloxamine)
    CODIPRONT (Codeine, Phenyltoloxamine)  Obat batuk dengan efek jangka panjang 10 – 12 jam  KOMPOSISI  Codipront Kapsul  Tiap Kapsul mengandun...
  • GARAMYCIN Krim, Salep (Gentamicin Sulfate)
    GARAMYCIN Krim, Salep (Gentamicin Sulfate)  Obat Generik : Gentamicin / Gentamisin Sulfat Obat Bermerek : Balticin, Bioderm, Dermabiotik, De...
  • Jenis - Jenis Obat Kortikosteroid
    Obat Kortikosteroid  Oradexon Tablet dan Injeksi ORADEXON Tablet, Suntik (Dexamethasone / Deksametason) Obat Generik : Dexamethasone...
  • BACTROBAN Krim / Salep Kulit (Mupirocin)
    Nama Obat Generik : Mupirocin / Mupirosin  Nama Obat Bermerek : Bactroban  KOMPOSISI / KANDUNGAN  Tiap 1 gram Bactroban Krim mengandung Mupi...
  • Contoh Latar Belakang Manajemen
    A.     Latar Belakang Manajemen  Sesungguhnya mulai kapan teori manajemen itu ada? Yaitu mulai sejak para pelaku usaha berkecimpung memi...
My Ping in TotalPing.com
My Ping in TotalPing.com

Labels

  • Cara Mengatasi Penyakit
  • Dunia Kesehatan
  • Hukum pidana
  • Manajemen

Popular Posts

  • CODIPRONT (Codeine, Phenyltoloxamine)
    CODIPRONT (Codeine, Phenyltoloxamine)  Obat batuk dengan efek jangka panjang 10 – 12 jam  KOMPOSISI  Codipront Kapsul  Tiap Kapsul mengandun...
  • GARAMYCIN Krim, Salep (Gentamicin Sulfate)
    GARAMYCIN Krim, Salep (Gentamicin Sulfate)  Obat Generik : Gentamicin / Gentamisin Sulfat Obat Bermerek : Balticin, Bioderm, Dermabiotik, De...

Pages

  • Home
Copyright © 2015 Tujuan I - Pendidikan Online . All rights reserved. My Notes Template. Simple Default Template edited by RT Media ™. Powered by Login